Review Film Korea The Singer (2020)


Review Film Korea The Singer (2020) – Sebuah film dengan latar belakang tahun 1734 yang dibintangi oleh Lee Yoori. Mengisahkan seniman jalanan di masa itu dengan kehidupan pahit mereka.









Isi Tulisan

  • 1 Profil Film Korea The Singer (2020)
  • 2 Cast Film Korea The Singer (2020)
    • 2.1 Pemeran tambahan Film Korea The Singer (2020)
  • 3 Sinopsis Singkat Film Korea The Singer (2020) oleh Besoksore
  • 4 Komentar Review Film Korea The Singer (2020)
  • 5 Kesimpulan Review Film Korea The Singer (2020)

Profil Film Korea The Singer (2020)





Film The Singer merupakan film dengan genre sejarah, musikal, dan drama. Rilis pada tanggal 1 juli 2020, dengan durasi 1 jam 59 menit. Dikenal juga dengan nama film Silikkun atau Sorikkun.





Cast Film Korea The Singer (2020)





Lee Yoo Ri memerankan Gan Nan.





Kim Min Joon memerankan Kim Joon.





Lee Bo Geun memerankan Hak Gyoo.





Pemeran tambahan Film Korea The Singer (2020)





Kim Dong Wan – [Collapsing old man]





Park Chul Min – Dae Bong





Jung In Ki – Jo Haeng Soo





Oh Ji Hye – [Spiteful barmaid]





Kim Ha Yun – Cheong Yi





Kim Kang Hyun – Do Geo Myung





Han In Soo – Kim Tae Hyo





Park Jae Min – Nam Min





Kim Byung Choon – Mak Dong





Kim Joon Hyung – Lee Do Eon





Im Hyung Tae – Doo Mool





Song Min Kyung – Myung Wol





Moon Chae Young – Sa Wol





Kang Sung Ho – Song Dae Bang





Lee Joo Mi – [Rice cake merchant]





Gu Seo Jun – Mr. Ma





Son Sook – [Old woman]





Jo Sang Ki – [Entertainer]





Choi Dae Sung – Ah Jeon





Son Jin Hwan – Goo Rye Won





Han Dong Gyu





Lee Pil Mo Young Jo





Choi Ri Queen Seonui





Park Geun Soo Gok Sung Won





Koo Min Hyuk [Peddler]





Sinopsis Singkat Film Korea The Singer (2020) oleh Besoksore





Adalah seorang penyanyi jalanan, hidup dengan istrinya yang merupakan seorang penjahit. Punya anak perempuan yang masih kecil. Keduanya hidup sederhana, penuh keceriaan dan bahagia.





Hingga satu malam membuat keluarga ini jadi ambyar.





Sang istri diculik dan diperjual belikan. Kemudian sang anak dilukai hingga matanya tidak berfungsi normal seperti dulu kala.





Namun, Kim Joon terus tidak menyerah. saat ngamen kesana kemari ia membawa gambar foto istrinya dan banyak bertanya kepada orang-orang.





Sangat memilukan.





Rupanya sang anak mempunya bakat juga. Ia bisa menyanyikan lirik-lirik lagu menyedihkan yang menggambarkan kisah orangtuanya, yang mendengarkan sang bocah menyanyi, akan sedih.





Selain menceritakan tentang budaya menyanyi dan pertunjukkan di jalan-jalan, film The Singer adalah tentang pencarian sosok yang dicintai meski sangat mustahil.





Komentar Review Film Korea The Singer (2020)





Agak susah nyari infonya, bahkan tidak terekam jejak asianwiki.





Berasa nonton drama keluarga, karena pada dasarnya konflik yang terjadi adalah tentang pencarian keluarga. Film juga penuh dengan musik zaman dulu yang dinyanyikan dan penuh dengan tetabuan tradisional.





Cinematografi dalam film juga mendukung, kesannya “menguning” seperti senja.





Bener-bener terasa musikal, tapi dibungkus dengan musik tradisional. Kalau dihitung dari awal sampai akhir, persentase sebagian besarnya adalah tentang musik yang “bercerita”.





Pencarian dengan unsur seni. Sebuah kesungguhan pencarian yang dilakukan sesuai dengan upaya terbaik yang bisa dilakukan.





Untuk kualitas akting, cukup baik. Bahkan pemain anak-anak pun mainnya baik.





Film Korea The Singer (2020)




Sayangnya, Lee Yoori yang menjadi peran utama malah tidak terlalu banyak muncul dalam film. Mentang-mentang ceritanya lagi diculik. Jadi kesannya ada yang janggal.





Kesimpulan Review Film Korea The Singer (2020)





Film tentang budaya yang mengambil kisah sedih kehilangan keluarga. Sebenarnya cukup menarik dan unik, tapi rasanya terlalu “ringan”. Alih-alih menjadi sedih, saya malah menikmati pertunjukkan di dalam film.





Dalam hukuman pun mereka bisa memberi pertunjukkan. Total sebagai seniman.





Sambil berandai-andai, kalau saja film Indonesia juga banyak yang mau menceritakan tentang budaya, Indonesia jelas kaya akan budaya.





Ah yaa. Bukan tipikal film kesukaan. Tapi lumayan deh.





7.1 Buat pembaca yang merasa tulisan mimin bermanfaat, bisa dukung mimin dengan cara mentrakteer di laman ini. yang belum tahu trakteer itu apaan bisa dicari tahu di sini.





Terima kasih sudah membaca. Terima kasih sudah mendukung.



Review Drama Korea My Mister (2018)

Review Drama Korea My Mister (2018) – Pagi yang demam, saya kembali menonton drama My Mister yang sudah entah beberapa hari saya lewatkan ka...