Review Drama Korea The Uncanny Counter Musim Pertama (2021)


Review Drama Korea The Uncanny Counter Musim Pertama (2021) – Nggak salah baca pokoknya. Emang yaaa. drama-drama lagi musim ada musim kedua. Nggak semua sih, tapi makin banyak aja kayaknya. Untuk kesan pertamanya saya tulis di tulisan yang ini. selanjutnya adalah tambahan komentar.









Karena ada update profil, saya kasih lagi yaa.





Isi Tulisan

  • 1 Profil Drama Korea The Uncanny Counter Musim Pertama (2021)
  • 2 Apakah Rekomendasi Sampai Akhir Min?
  • 3 Rating yang Naik-Naik ke Puncak Gunung, Pantaskah Dapat Itu?
  • 4 Menyoroti Sosok Joe Byeong Gu
  • 5 Musim Kedua dipastikan Ada
  • 6 Kesimpulan Review Drama Korea The Uncanny Counter Musim Pertama (2021)

Profil Drama Korea The Uncanny Counter Musim Pertama (2021)





  • Drama: The Uncanny Counter (English title) / Amazing Rumor (literal title)
  • Revised romanization: Kyeongirowoon Somoon
  • Hangul: 경이로운 소문
  • Director: Yoo Sun-Dong
  • Writer: Jang Yi (webcomic), Yeo Ji-Na (ep.1-12), Yoo Sun-Dong (ep.13), Kim Sae-Bom (ep.14-16)
  • Network: OCN
  • Episodes: 16
  • Release Date: November 28, 2020 – January 24, 2021
  • Runtime: Sat. & Sun. 22:30
  • Language: Korean
  • Country: South Korea




Apakah Rekomendasi Sampai Akhir Min?





Jawabannya adalah ya.





Tapi mungkin akan tersegmen sekali. Tidak semua orang suka model beginian. Tapi OCN alhamdulillahnya tidak mengecewakan saya kali ini.





Untuk kelasnya OCN, The Uncanny Counter sangat lebih halus. Di dalamnya ada kisah tim yang kriting semua dan udah kayak keluarga, mereka dagang mie dan nangkep roh jahat.





Misalnya lagi nih, kamu beranggapan roh jahat itu bener-bener nyeremin demitnya. Di The Uncanny Counter nggak gitu. Demitnya lebih merasuk ke dalam diri manusia.





Saya sampai belajar bahwa roh jahat yang paling jahat rupanya bisa macam-macam, bahkan di sisi lain sisi kemanusiannya lebih kelihatan, misalnya kejahatan yang berlindung dalam topeng politik.





Yaaa miriplah sama kampanye-kampaye itu. *Min jangan OOT deh.





Yaa mian guys.





Intinya, The Uncanny Counter ini nggak nguber demit kaya biasanya drama OCN yang sampai ada ucapara pengusiran setan. Dalam drama ini ada kisah detektif, kasus kejahatan, masalah politik, kisah pertemanan anak SMA, masalah balas dendam, dan memecahkan kisah kematian di masa lalu.





Emang beda gitulah.





Rating yang Naik-Naik ke Puncak Gunung, Pantaskah Dapat Itu?





Awal mula hanya dapat sekitar 2 persen. Kemudian menanjak menjadi 10 persen. Saya pikir The Uncanny Counter layak dapat itu.





Karena ada keseruan tersendiri. Oh ya, saya ikutan ongoing sampai episode 7 dan rapel nonton setelahnya sampai akhir. Lumayan oke juga ditonton cepat dalam beberapa hari meski ada balutan kisah politiknya.





Tahu sendirilah, kisah politik adalah kisah yang cukup punya beban. Kayak pejabat, biasanya malah jadi beban rakyat. Bukan pembantu rakyat. *laahh mulai OOT lagi.









Menyoroti Sosok Joe Byeong Gu





Si kriting yang satu ini aktingnya lebih bagus dari Cha Eun Woo (kemudian saya takut dirujak sama Netizen). Laahh iya, sama-sama muda. Sama-sama dramanya ongoing, tapi buat saya Joe lebih bagusan. Lebih variatif emosinya dibandingkan Cha Eun Woo.





Untuk para pemain lainnya rata-rata udahlah nggak usah ditanya. Bagus pokoknya.









Musim Kedua dipastikan Ada





Sudah dikonfirmasi secara resmi ya.





Kalau kalian nonton ending, baju merah mereka sudah diganti sama jas item. *laahh udah nggak mirip sama para pencuri ulung di Money Heist lagi dong ya.





Bukannya baju olahraga emang paling nyaman untuk bakbikbuk yaa?





Aah tapi sudahlah. Yang jelas tim dalam drama ini ada yang mendanai.





Kesimpulan Review Drama Korea The Uncanny Counter Musim Pertama (2021)





Cukup ringan untuk drama yang menangkap ruh jahat. Diselingi mereka jualan mie juga. Mana laku berat. Kalau saya nanti malah fokus jualan mie, bukan cari roh.





Cuan cuyy. Cuaaaan…





So, sampai ujung masih saya rekomendasikan.



Review Drama Korea My Mister (2018)

Review Drama Korea My Mister (2018) – Pagi yang demam, saya kembali menonton drama My Mister yang sudah entah beberapa hari saya lewatkan ka...