Review Drama Korea Kairos (2020) – Hai. Ada kalanya dari sederet drama korea yang nggak cukup menarik di awal. Saya ikuti kembali sebab diracuni para pembaca saya yang berkomentar. Kalau kalian nggak komentar mana saya tempe guys.
Dengan memberanikan diri, saya ikuti lagi. Yhaaa nggak gitu juga sih. Intinya ketika ada waktu luang saya nonton kelanjutannya yang belum saya tonton sampai akhir.
Kesan pertama nonton drama kairos di sini.
Apakah bagus?
Isi Tulisan
- 1 Saya Punya Pengalaman Traumatis Sama Drama Korea Tentang “Waktu”
- 1.1 Kenapa Sih Min Pakai Trauma Segala?
- 1.2 Dengan Sabar Menonton Kairos
- 2 Apakah Kairos Adalah Drama yang Berat?
- 3 Kairos Mulai Menarik Ketika Kapan?
- 4 Tentang Para Pemainnya?
- 4.1 Ada Lee Se Young yang Sering Main Jelek Lho?
- 4.2 Shin Sung Rok, Main Bagus Seperti Selalu
- 4.3 Kalau Peran Pendamping Lainnya Bagaimana?
- 5 Tentang Cerita Pada Kairos
- 5.1 Kairos Menjadi Seru Karena Perjalanan Ceritanya
- 5.2 Ending Drama Korea Kairos? Ada keluhan?
- 6 Kesimpulan Review Drama Korea Kairos (2020)
Saya Punya Pengalaman Traumatis Sama Drama Korea Tentang “Waktu”
Seperti yang saya ungkap di kesan pertama. Bahwa saya banyak banget kecewa sama drama korea yang punya tema tentang waktu. Drama Korea Kairos pun sama aja. Sebuah drama tentang waktu, dimana pemainnya punya beda beberapa bulan. Namun hidup mereka menemukan gejolak. Ada yang kehilangan anak perempuannya bernama Da Bin. Di sisi lain ada Han Ae Ri yang kehilangan Ibunya.
Ae Ri dan Om Suneo berhubungan lewat telepon melintasi waktu. Mencoba memecahkan kasus keduanya.

Kenapa Sih Min Pakai Trauma Segala?
Saya kasih tahu nih. Drama tentang waktu biasanya memberikan dampak yang nggak main-main berupa lubang dalam plot drama. Semacam ada hal yang ditinggalkan begitu saja.
Okeh, jangan jauh-jauh tentang waktu deh. Anggaplah drama fantasi, penulis biasanya bikin pertanyaan kemudian tidak dengan baik membangun cerita yang membuat penontonnya cukup puas dengan jawaban pada ceritanya.
Ingat dramanya Mas Lee Min Ho tahun ini? Saya merasa drama itu nggak tuntas bagaimanapun juga.
Sweet Home yang ada di Netflix juga sama. Ada beberapa pertanyaan yang kayaknya cukup ngeselin kalau cuma digantung begitu aja atau ditimbun sama plot lain.
Dengan Sabar Menonton Kairos
Karena memang sudah diniati. Saya nonton emang harus sampai kelar dan pasang baik-baik fokus di kepala sebab dramanya seperti jaring laba-laba yang sangat berhubungan.
Gini guys. Kedua peran utama dalam drama ini saling bekerja sama untuk tujuan mereka. Kemudian memberikan peringatan-peringatan. Misalnya, jangan ke situ nanti kamu mati. Dll.
Ada juga kisah Ae Ri yang bener-bener mencoba meyakinkan Om Suneo kalau nanti bakalan ada sesuatu yang menimpa Da Bin. Tapi Om Suneo nggak percaya begitu saja.
Lah emang. Kalau ada hal seperti ini, secara logika nggak masuk akal juga.
Pengetahuan yang berbeda jelas memberikan dampak yang berbeda pada suatu nasib.
Apakah Kairos Adalah Drama yang Berat?
Jawaban ini paling aman dijawab dengan “relatif” tergantung penontonnya. Tapi bagi saya cukup berat.
Kepala kita dibuat ikut menduga. Kemudian di banyak bagian saya merasa banyak plot yang nggak disangka-sangka ternyata terjadi.
So, kalau kalian nonton dan melompat-lompat nontonnya. Sensasi plot yang diobrak-abrik sama penulisnya nggak akan sampai ke kamu.
Drama ini lebih berjalan seperti drama korea investigasi dengan petunjuk dari masa lalu dan masa depan.
Kairos Mulai Menarik Ketika Kapan?
Mian agak spoiler dikit ya. Dikit aja….
Ae Ri pada episode 8 (atau episode 4 dalam hitungan 16 episode) membuntuti istri dari Om Suneo.
Apa yang ia dapatkan? Informasi apa yang diperoleh?
Ternyata!!!! Kang Hyun Chae (diperankan oleh Nam Gyur Ri) masuk ke unit apartemen dan ada pria yang menyambutnya. Ada kisah perselingkuhan dengan Seo Do Kyun (diperankan oleh Ahn Bo Hyun). Disitulah saya mulai merasa Kairos menarik guys.
Padahal istrinya Suneo digambarkan adem-adem ayem aja sebelumnya. Ternyata!!!!!! Ada main sama Mas-Mas yang lain.
Terus kisah Ae Ri yang harus terus melalui situasi kritisnya. Kalau nggak di bakalan mati.
Mulai dapet nih benang merahnya. Ada upaya menyelidiki agar kisah bisa berubah. Ada upaya pencegahan tragedi juga.
Kemudian seperti kisah perselingkuhan pada umumnya yang menyebalkan. Karakter antagonis dalam drama ini pun menyebalkan.
Tentang Para Pemainnya?
Ada Lee Se Young yang Sering Main Jelek Lho?
Kata saya sih kalau Lee Se Young mainnya jelek. Coba aja lihat tatapan matanya di drama sebelumnya. Tapi di Kairos, Lee Se Yeong beda. Dia mampu dengan baik memainkan sosok Ae Ri yang putus asa mencari emaknya.

Untuk penampilannya sebagai orang biasa pun masuk akal. Tidak seperti Dal Mi dalam Start Up yang seperti gadis di awang-awang. Hahah.
Shin Sung Rok, Main Bagus Seperti Selalu
Pernah jadi orang yang selingkuh.
Di sini diselingkuhi. Kadang kisah drama memang seimbang ya?
Yang jelas sisi emosionalnya dapat, sebagai Pak Kim Seo Jin yang “ingin sempurna” dapat. Sebagai ayah yang ngenes anaknya ilang dan suami yang sedih istrinya budir.
Kalau Peran Pendamping Lainnya Bagaimana?
Kita selalu diajarkan pada drakor kalau keluarga sempurna itu nggak ada. Yang terlihat sempurna pasti sibuk menutupi kekurangannya.
Di sisi antagonis, pemain seperti Ahn Bo Hyun dan Nam Gyu Ri. Sangat menyebalkannya dapet banget.
Untuk cameo yang mendampingi Han Ae Ri juga oke. Kayak Mbak Lee Joo Myoung (memerankan Park Soo Jung) dan Mas Kang Seung Yoon (memerankan Im Gun Wook) juga mainnya oke.
Untuk sisi akting saya nggak ada keluhan apa-apa.
Tentang Cerita Pada Kairos
Kairos Menjadi Seru Karena Perjalanan Ceritanya
Di awal terus terang nggak terlalu menarik.
Di hampir pertengahan cerita memanas dengan skandal panas.
Kemudian perjalanannya bikin penasaran karena antagonis telah menunjukkan wajahnya dan protagonis mencoba memecahkan kasusnya.
Karena ide cerita tentang pertukaran informasi masa lalu dan masa depan membuat para pemain dikatain gangguan mental. Ini merupakan konsekuensi dari ide ceritanya sendiri.
Saya merasa plotnya rapi banget. Saling tambal satu sama lain begitu episode lainnya berjalan.
Ending Drama Korea Kairos? Ada keluhan?
Nggak ada.
Bersih.
Untuk penulisnya Lee Soo-Hyun padahal setelah dicari tahu beliau belum ada karya sebelumnya. Kamu bikin cerita oke banget!!!!
Sebuah kemungkinan besar plot bolong nggak saya rasakan di sini.
Kebanyakan hal terduga juga mantul bener.
Kesimpulan Review Drama Korea Kairos (2020)
Finally. Saya selesaikan di akhir tahun 2020. Saat dramanya sudah bener-bener rampung. Setelah nggak kuat di kesan pertama.
Harus saya bilang. Kairos oke banget dalam genrenya. Tidak seperti yang sudah-sudah dengan plot berbelit dan bolong.
Sayangnya ratingnya nggak bagus. Tapi yaaa sudahlah.
Saya rekomendasikan untuk kalian yang suka sama drama korea tema investigasi yang dibalut sama drama. Meski bukan detektif, ini seru sebagai drama korea pemecahan kasus.
Plotnya rapi banget. Itu yang saya rasakan sih.
Direkomendasikan guys!!!!
Maafkan saya yang dulu. wkwkw