Kesan Pertama Nonton Drama Korea True Beauty (2020) – Mari kita ramaikan drama ini dengan kesan pertama. Salah satu drama korea yang mungkin akan gaduh lagi setelah start up karena pemainnya yang aduhai…
Aduhaaaii…
Aduhaaaiiii…
*sejujurnya saya ingin dangdutan.
Okelah. Kita masuk ke profilnya dulu kata asianwiki.
- Drama: True Beauty
- Revised romanization: Yeoshingangrim
- Hangul: 여신강림
- Director: Kim Sang-Hyub
- Writer: Yaongyi (webcomic), Lee Si-Eun
- Network: tvN
- Episodes:
- Release Date: December 9, 2020 —
- Runtime: Wed. & Thu. 22:30
- Language: Korean
- Country: South Korea
Jadi gini guys. Langsung aja yaa sambil ngomong pemain sama sinopsis.
Ketika melihat Mun Ka Young dan Cha Eun Woo. Saya tertegun sekali. Bagaimana ini? pasangan ini adalah orang-orang yang saya ketahui sebelumnya aktingnya nggak mantep sama sekali.
*Saya terdiam. Tapi mau gimana lagi. Rezeki mereka masuk dalam proyek bersama.

Mari kita bahas soal aktingnya di sini. Kalau lihat Mbak Mun sih saya masih biasa aja. Suaranya manja-manja gimana dan sosoknya tetep aja cantik meski dibuat makeup jerawatan. Hidung sudah mancung, body sudah tinggi semampai. Hanya saja agak beda dengan versi komik yang badannya berisi juga.
Baca Juga : Aktor yang Aktingnya Kurang Mantap.
Mbak Mun masih terasa janggal. Tapi saya lihat aja nanti. Semoga aktingnya setidaknya meningkat.
Untuk Cha Eun Woo. Bagi saya nggak ada banyak perbedaan dengan dia di drama sebelumnya. Sosok yang digambarkan dingin dan cenderung dark sampai episode dua. Beda dengan versi komik yang lebih hangat ke Lim Joo Kyung. Galak banget dan cenderung nggak sopan. Tapi masih ditoleransi karena tampan.
Dahla.
Yang jelas saya merasa nggak terlalu merasa wah sama akting keduanya. Tentu saja, saya masih santai karena ini adalah dua episode pertama.
Untungnya saya masih bisa melihat akting dari Jang Hye Jin.
Untuk Kisahnya sih Min?
Kisahnya sih bagi saya biasa lagi juga. Masih belum terlalu “wah”. Malah saya merasakan banyak keanehan.
Misalnya begini, karakter Lim Joo Kyung memang nggak bisa langsung jago dandan. Tapi prosesnya cepat sekali dalam drama. Berbeda dengan webtoon dimana ada masa liburan lama dan Lim Joo Kyung belajar dandan.
Terus pikir lagi deh guys?
Seberapa bagusnya makeup sampai bikin orang-orang jadi pangling? Seberapa kuatkah makeup menutupi jerawat yang berjejer nongol?
Pasti beda banget dan terasa banget. Apalagi kondisi kulit nggak bagus.
Tapi yaaa sudahlah, namanya aja drama.
Saya sampai baca webtoonya sedikit untuk membandingkan kisahnya dengan drama. Ternyata emang beda. Misalnya cara peran utama ketemu saja berbeda. Soo Ho digambarkan lebih gelap sosoknya di drama. Di webtoon nggak ada acara pindahan keluarga karena ayah mereka ngutang banyak di rentenir juga.
Tentang yang mau bunuh diri juga nggak ada.
Intinya di drama lebih “kasar” dibandingkan awal kisah di webtoon.
Kalau di bandingkan tentang masalah awal, saya lebih suka di drama sih.
Sejauh yang saya tonton…
Saya merasakan ketegangan antara penonton. Dimana netizen banyak yang galak ketika ada yang bilang ceritanya B aja. Disuruh bungkam karena nggak baca webtoonnya.
Hiks.
Agak sulit yaa kalau sudah cinta.
Jujur aja. Saya bukan pembaca webtoon. Tapi untuk ulasan ini saya bela-belain baca sampai 12 episode pertama dan merasakan beberapa perbedaan. Pengembangan karakter terlihat berbeda. Tapi masih bisa ditoleransi sih. Namanya saja adaptasi.
Drama model begini biasanya bukan kesukaan saya. Tapi ada perasaan ingin mengikuti karena saya mau tahu tentang ide dasar tentang “cantik”.
Toh saya sebagai manusia bisa sering dikatain jelek sama orang-orang. Yang menarik di sini adalah lagi-lagi definisi soal cantik itu sendiri. Saya pengen tahu sejauh mana penulis punya pandangan soal idenya.
Kalau idenya nggak oke, kemungkinan saya bakalan kecewa di akhir. Walaupun di awal saya nggak suka-suka banget.
Ada sudut dimana seorang pria mau bersosialisasi karena kesamaan hobi. Dalam hal ini Soo Hoo dan Joo Kyung sama-sama demen komik.
Ada sudut Soo Ho bersikap kasar pada Joo Kyung yang cantik di sekolah. Bahkan saya nggak suka sama sikap Soo Ho yang kasar sama perempuan lain yang naksir padanya. Tidakkah itu melukai hati? Jujur aja, saya kurang simpati sama karakter yang begini.
Kesimpulan Kesan Pertama Nonton Drama Korea True Beauty (2020)
Meski nggak berkesan-berkesan banget. Saya mau ngikutin berdasarkan pengalaman realitas dimana kadang perempuan jelek sama perempuan cantik secara fisik itu nasibnya beda banget.
Kadang saya mikir, Joo Kyung itu cuma butuh skincare.
Dan kalian tahu? Punya makeup lengkap itu biayanya mahal lho. Nggak semua orang punya akses yang bagus ke skincare dan makeup.
Tapi sekali lagi. Orang yang mencintai kita dengan tulus selalu bisa melihat kelebihan dari orang yang dicintainya.
Di sini tulisan saya tentang bagaimana kalau cantik tidak pernah kelihatan?. Kalian bisa baca.
Terima kasih.
Sampai ketemu nanti di ulasan. klik di sini untuk ulasannya.